
1. Buang Pemikiran Lama
Pemikiran seperti ini akan mematikan kaizen & inovasi
Akhir-akhir ini berubah menjadi “Sejak dulu begini, sekarang saatnya diganti seperti ini.”
Pemikiran seperti ini membuat banyak produk, jasa, serta teknologi baru yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.
Waktu akan terus berubah, kita harus flexible menjalaninya.
“Hal yang dianggap aneh hari ini, akan menjadi hal yang biasa dikemudian hari”
– Momofuku Ando (penemu mie instan)

2. Daripada memikirkan “kenapa kaizen tidak bisa dilakukan”,
pikirkanlah cara supaya kaizen tersebut bisa dijalankan
Memikirkanalasansupayatidakmencoba kaizen merupakankegiatan yang membuangwaktu
Kehidupan, Zaman, Manuasiaakanterusberubah.
Memikirkan cara supaya Ide kaizen bisa terlaksana, akan membantu kita melaksanakannya
“Aku menganggap setiap percobaan adalah pengalaman, bukan kegagalan. Dengan begitu, I menemukan lampu untuk membuat cahaya setelah 1000x mencoba sampai sekarang”
Thomas Edison

3. Jangancarialasan, mulailahdarimempertanyakankondisisaatini
Bagipendengar, penyebabmengapasuatu kaizen tidakberhasildilaksanakan, merupakansebuahalasan (ngeles)
Beralasan (ngeles) hanya akan menenangkan pembicara, namun pendengarnya akan bosan dengan alasan tersebut.
Daripada terus beralasan, mulailah dari melihat kondisi saat ini, lalu bersiaplah untuk melakukan perbaikan kapan saja.
“Pemalas seringkali beralasan sabar terhadap segala sesuatu yang sebenarnya dia mengalah dengan keadaan tanpa pernah berusaha.”
– Albert Einstein
4. Janganmengharapkanhasilsempurna, mulailahmeskihanya 60%
Kegiatan melakukan kaizen di lapangan langsung, merupakan hal yang mengagumkan.
Meski hanya 30%~40%. Sangat penting untuk dilakukan secepatnya. Saat kita melihat hasil kaizen, kita tau apa yang perlu dilakukan berikutnya.
Memikirkan kaizen dari komputer dan melakukannya langsung di lapangan sangat berbeda. Jika tidak dilakukan langsung, kaizen akan menghabiskan lebih banyak uang. Lini produksi itu hidup. Sesuatu yang bermasalah di produksi, perlu di kaizen dan distandarkan hasilnya.

5. Jikakamumelakukankesalahan, koreksisegera
Sesuatu yang tidak sesuai di shopfloor, merupakan dasar kita untuk melakukan kaizen. Ketika mencoba melakukan kaizen, mungkin akan terlihat/menjadi masalah lain. Masalah inipun perlu di langsung diselesaikan.
Meskipun kaizen sudah dilakukan segera, kaizen tidak selalu berjalan lancar. Tidak baik untuk kembali pada kondisi awal setelah melakukan kaizen. Kita perlu tau tujuan awal dari kaizen, karena kadang ada hal yang

6. Kaizen tidakmembutuhkanbanyakuang
Jangan menggunakan banyak uang untuk kaizen, karena itu akan mematikan ilmu pengetahuan. Uang bisa menyelesaikan banyaj masalah di dunia ini. Tapi jika kita melakukan kaizen dengan uang, pengetahuan akan sirna.
Kaizen tidak selalu tentang uang, dijelaskan bahwa kaizen dilakukan secepatnya dengan pengetahuan. Jika tidka begitu, kita akan banyak bersantai menghabiskan uang. Kaizen dilakukan segera, kalau tidak kita akan menghamburkan uang.
“Janganmenggunakanuanguntuk kaizen, gunakanlahpengetahuanmu. Jikailmu mu tidakcukup, gunakanlahtenagamu, jikatenagapuntidakada, pergilahdiam-diam.”

7. Pengetahuandidapatkandarimasalah
Orang yang dalam kondisi senang, jarang mendapatkan ilmu baru. Banyak ilmu pengetahuan yang justru didapat ketika mendapatkan masalah dan terganggu.
Ide kaizen tidak akan datang jika kita tidak mempertanyakan semua atau mendapatkan masalah. Sangat penting untuk mendapat masalah dan mendapat pengetahuan darinya.

8. Tanyakankenapa 5 kali, dantemukanakarmasalahnya
Kaizen secara dasarnya dimulai dari pertanyaan “kenapa”. Jika kita memasuki area shopfloor sebagai anak kecil, setiap yang kita lihat adalah pertanyaan “kenapa seperti ini?”
Pertanyaan itulah yang mentriger untuk melakukan kaizen
Namun, kadang ketika kita bertanya “kenapa”., ada pertanyaan yang tidak terjawab.
Itu merupakan batas pemikiran lawas. Saat menghadapi pemikiran lawas tersebut, bertanyalah “Apa yang sebaiknya dilakukan?”dan itu akan menjadi ide kaizen.
Dengan 5W1H… tanyakan “kenapa” 5 kali berulang-ulang, pada hasilnya tanyakan “bagaimana” untuk melakukan kaizen.
9. Pendapatdari 10 orang lebihpentingdaripadapengetahuansatu orang

Kaizen bukan sesuatu yang mudah seperti membaca buku, atau mendengarkan seminar. Kaizen merupakan sesuatu yang didapatkan setelah berseteru dengan kenyataan dan lapangan. Pengetahuan yang didapatkan dari buku, mungkin diingat oleh tubuh kita, disimpan dalam kepala.
Tapi pengetahuan yang didapatkan dari usaha di shopfloor, merupakan anugrah seumur hidup. Daripada pengetahuan satu orang, gunakanlah kearifan dari 10 orang yang sudah berusaha di lapangan. Dengan begitu, pelaksanaan kaizen lebih kuat
10. Kaizen tidakterbatas

“Kaizen is Infinity”
Ada dua definisi: 1.Dunia akan terus berubah, Kaizen diperlukan untuk terus mengikuti perubahan tersebut (Horizontal) 2.Deep Kaizen. Pada saat melakukan suatu kaizen, akan ditemukan “hint” yang akan membawa ke kaizen lainnya (Vertical)

Continues Improvement
Sumber Kaizen
Kaizen team charter
Layout drawing
Ohno Circle
Waste walk
Flow Chart ( if applicable)
5S evaluation
Standard work
TAKT Time ( if applicable)
Cycle Time Observation ( if applicable)
Spaghetti diagram ( if applicable)
Fish bone diagram ( if applicable)
Process mapping ( if applicable )
Huddle meeting ( Morn- MID- EVE)
Gemba Thinking
